Saturday, June 30, 2012

Waspadai Hacker Yang Menyerang Akun Facebook

Siang itu, Ika 25, seperti biasa membuka situs jejaring sosial facebook di komputer jinjing kesayangannya. Tiba - tiba saja muncul peringatan dari facebook di layarnya. Peringatan tersebut mengabarkan akunnya telah diakses dari lokasi yang tidak biasanya. Notifikasi tersebut turut disertai peta Jepang dan titik pengakses akun itu.


Sebuah pilihan muncul, yang mempertanyakan apakah lokasi itu memang tidak menjadi masalah atau benar - benar lokasi yang tidak dikenalnya. Wanita yang berprofesi sebagai karyawan swasta di Jakarta itu pun langsung memilih mengambil langkah anjuran dari facebook untuk mengganti kata sandinya dengan memverifikasinya melalui surat elektronik (surel).

Notifikasi semacam itu langsung dilancarkan facebook ketika pengguna akun mengalami perubahan lokasi yang tidak wajar sehingga mereka dianjurkan menggati kata sandi. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan akun oleh para peretas (hacker). Pasalnya tidak sedikit pengguna (user) menjadi korban ulah para hacker.

Salah satunya, Novie Grandier, 30. Ia tidak dapat menggunakan akunnya selama tiga bulan. Tiba - tiba saja, penyiar salah satu radio di Jakarta itu tidak bisa masuk ke akun miliknya karena kata sandinya telah diganti. Ia pun hanya bisa mendiamkan selama berbulan - bulan sebelum akhirnya akun tersebut bisa diakses kembali. Alhasil, Novie pun mengganti akunnya.

"Saya jadi tidak bisa berhubungan dengan teman - teman facebook saya. Saya pun akhirnya mengatur menjadi akun privasi agar tidak sembarangan orang melihat akun kita," ungkap Novie.

Ika dan Novie hanya dua dari ribuan pengguna facebook yang dibobol. Dengan bercermin pada kasus pembobolan 6,5 juta kata sandi jejaring sosial LingkedIn dan eHarmony beberapa waktu lalu, facebook pun semakin ketat mengamankan akun para penggunanya. Terlebih kekuatan facebook yang begitu besar dengan jutaan pengguna aktif di seluruh dunia mampu menjadikan situs jejaring sosial milik Mark Zuckerberg ini menjadi incaran para pembobol yang tidak bertanggung jawab.

Berdasarkan peta infografik terbaru, saat ini facebook mendominasi lalu lintas jejaring sosial di seluruh dunia. Vincenco Cosenza, ahli strategi media sosial berbasis di Italia, melihat facebook sebagai jejaring sosial paling populer. Menurut World Map of Social Network Juni 2012, pemantau jejaring sosial dari Alexa dan Google Trends itu menyampaikan penemuan di blognya, Vincos.it, 11 Juni lalu.

Saat ini berdasarkan data itu, facebook memiliki lebih dari 845 juta pengguna aktif dan berada di posisi puncak situs jejaring sosial di 126 dari 137 negara yang dianalisis termasuk Amerika Serikat, Australia, Jepang, Inggris, Kanada, Brasil dan India. Meskipun facebook berbasis di AS dengan 222 juta pengguna, Eropa justru menjadi benua dengan pengguna terbesarnya, yakni 232 juta.

Sementara itu, facebook bukanlah pemain top di Rusia karena situs odnoklassniki yang berkuasa disana. China di dominasi Qzone, Vietnam Zing dan Latvia Draugiem. Pertempuran jejaring sosial pun semakin dahsyat. "Jika kita lihat di bahu facebook, kita bisa melihat pertempuran untuk posisi kedua antara twitter dan linkedin, atau terutama di Eropa, antara badoo dan twitter," kata Cozensa di blognya.

Jejaring sosial dengan lalu lintas jaringan yang padat membuatnya rentan dengan ancaman pembobolan. Para pengguna jejaring sosial harus lebih memperhatikan keamanan kata sandi.

Ada sejumlah saran menarik guna mengganti kata sandi. Pengguna sebaiknya mempertimbangkan kalimat unik atau alay daripada kalimat atau tanggal lahir. Bahasa alay dikenal sebagai bahasa atau kalimat yang menggabungkan huruf, kalimat, hingga simbol dalam penulisannya. Terkadang dengan makna atau singkatan tertentu yang sulit dimengerti. Ternyata itu dinilai bisa menjadi kata sandi yang kuat.

"Pengamanan sebenarnya sudah lama dilancarkan facebook. Hanya, banyak pengguna tidak memperhatikan beragam notifikasi atau anjuran tersebut. Jika anda ingin mengganti password, sebaiknya gunakan bahasa gaya alay. Mencampur huruf, angka hingga simbol - simbol (tanda seru, tanda tanya) dalam password sehingga tidak mudah di hack," ungkap Yudhi Kukuh, Technical Consultant di ESET, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang keamanan komputer.

Yudhi melanjutkan mewaspadai maraknya scam lewat email dan facebook juga penting. Pengguna facebook diharapkan berhati - hati jika menerima scam 'facebook verification' (urgent!). Itu merupakan serangan scam yang diam - diam ditujukan ke para pengguna facebook dan cukup menakutkan. Jika mengeklik link tersebut, anda akan diarahkan ke sebuah link situs yang meminta anda melakukan verifikasi akun facebook anda.

PERHATIKAN GAMBAR (JEBAKAN) BERIKUT:
KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR



"Cyber crime dalam bentuk scam sekarang ini sedang naik ke permukaan dunia maya, muncul di waktu dan tempat yang tidak terduga, bisa di email, banner di website, maupun pop up. Oleh karena itu, dituntut kewaspadaan dari para pengguna," tegas Yudhi.

0 comments:

Post a Comment